GALISAH

Tuhan, Jika malam ini sebuah do’aku Kau Wujudkan,
Maka lepaslah aku dari penderitaan
Lepaslah dari kegelisahan
Dari kemurkaan ku dan diriMU
Doa ini…
Bukan sebuah penyesalan…
Bukan pula sebuah pengaduan
Bukan kemanjaan
Wahai Mahan Suci dan Sempurna
Doa ini
Sebuah pengharapan besar
Sebuah harapan kebaikan
Agar kami segera dan bisa menuju pada hakikat cinta yang Kau ukir disuratMu
Aku tak pernah
Kehilangan kepercayaan PadaMu
Pada keadilan, Janji, kemurahan dan Kelembutan Mu
Tapi aku lelah dengan hanya doaKu
Sedang aku tak tau berbuat apa
Aku ingin berbuat karena kumerasakan perasaan sama
Sedih melihat
Bingung mendengar
Lelah menimbang
Sedang tak ada progresif
Berikan aku terus cahaya itu, harapan akan kebaikan akan kemunculan perubahan kebaikan

Jika tidak…
Hempas, hancurkan dan luluhlantakan ragaku
Sucikan dan jauhkan diriku
Kuatkan hamba
Agar ku kembali sirna dalam cintaMu
Aku rindu padaMu
Rindu sentuhanMu pada Hatiku
Rindu ketika Kau hanya dihatiku
Sungguh…
Aku hancur lembur sekarang
Jahannam telah menunggu
Melumat setiap daging menempel di kulitku..
Hingga kalajengking itu mendengar teriakanku…
Aku hancur…selamatkan!

Leave a comment

Filed under Poetry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s