Kejadian

Kulalui hari dengan ribuan kegelisahan

Menanti kejadian yang mungkin kan menyakitkan

Sebuah kenyataan…

Hati ini tak pernah berhenti bergemuruh

Mencoba menenangkan keadaan yang semakin lumpuh

Lumpuh akan kebijaksaan

Mengikuti sabda-sabda kenabian

Yang Makin memudar

Dari Jiwa yang lapar

Haus akan kesejukan setitik embun

Memberikan sensasi perasaan para pecinta

Bersemayam di Kebun-kebun firdaus

Sebuah perasaan yang tak pernah terungkap

Sampai hari ditentukan mengunkap

Hanya Tuhanlah yang Mengetahui rahasia dunia

Menunggu manusia menyadadarinya

1 Comment

Filed under Poetry

One response to “Kejadian

  1. King Romee

    ahk…jiwa ini berteriak
    teriak lantang yang menghantam
    menghantam pintu-pintu langit yang kian menghilang

    egokah sebilah jiwa yang melawan
    melawan tebing tirani yang kuat mencengkram
    haruskah…? haruskah setiap jiwa menjadi budak dari si-Esa
    haruskah setiap jiwa bersujut pada sabda Sang Kekasih!, haruskah…?

    benarkah jiwa ini dahaga
    dahaga akan sejuknya embun Sang Cinta
    embun cinta yang menghembuskan ilusi-ilusi surga
    ataukah…
    ataukah ia hanya embun takbeda dari seribu tetes lainnya
    ingatkah kau kala si cerdik berujar “mungkin Cinta tlah musnah sejak lama”

    penantian…
    penantian ini sungguh tak berujung
    lebih tak berujung dari sesuatu yang tak pernah berujung
    penantian yang merugi, barangkali tiada apa di ujung nanti

    ingin kuusir
    akan kuakhiri penindasan ini

    ahk…
    lagi kuteriak
    teriak lembut yang mengbasuh jiwa
    jiwa luka yang takut akan kesembuhan
    jiwa luka yang lari dari Tuhan
    jiwa luka yang tergores-gores belati setan

    ohh jiwa luka ku…
    tak malukah kau pada si-Esa
    terlalu hina kau di lutut si-Kasih
    tak rela si angin menjadi nafasmu
    tak ingin si sungai menjadi airmu
    tak iklas si daun menjadi teduhmu
    tak pinta si kain menjadi kafanmu
    tak handak si batu manjadi nisanmu
    tak kuasa si bumi menjadi pusaramu

    Dia…hanya Dia, dan selalu Dia
    hanya Dia pemilik sgala butuhmu
    Dia juga penghembus nafasmu
    Dia juga pengisi perut serakahmu
    bumi-Nya menjadi tempatmu
    harta-Nya menjadi pemuasmu
    wanita-Nya yang jadi teman tidurmu
    rezki-Nya yang menjadi keturunanmu

    masih lalaikah…?
    masih enggankah…?
    masih tak cukupkah segala ridha-Nya sebagai tukar pengabdianmu…?

    written to you by: King Romee
    (cuma lagi pengen nilus doang, gwa ga punya blog, jadi numpang ya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s